JAKARTA, ForestEarth.id – Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dalam beberapa hari ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) baru saja mengidentifikasi kemunculan tiga bibit siklon tropis aktif yang mengepung wilayah Indonesia.
Kondisi ini diprediksi akan memicu cuaca ekstrem, mulai dari hujan intensitas sedang hingga lebat, angin kencang, hingga gelombang tinggi.
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa pemantauan intensif selama 24 jam penuh dilakukan terhadap tiga sistem siklon tersebut per Selasa (3/3/2026):
Plt Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, menjelaskan bahwa keberadaan bibit-bibit siklon ini meningkatkan gradien tekanan udara. Fenomena ini memicu pemusatan massa udara dan diperkuat oleh suhu muka laut yang hangat di perairan selatan serta timur Indonesia.
“Selain itu, terbentuknya area pertemuan angin (konfluensi) di sepanjang Bali hingga Nusa Tenggara Timur semakin memperparah kondisi cuaca,” sebutnya.
Wilayah yang Harus Waspada
BMKG memetakan sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak oleh dinamika atmosfer ini:
Imbauan Resmi BMKG
Pihak BMKG menekankan agar masyarakat tetap tenang, namun tetap waspada terhadap dampak tidak langsung seperti genangan air atau pohon tumbang akibat angin kencang.
“Pastikan hanya merujuk pada kanal resmi BMKG untuk menghindari informasi yang tidak benar,” tegas Teuku Faisal Fathani.
Masyarakat dan pemangku kepentingan di wilayah terdampak diminta untuk terus memantau perkembangan cuaca secara berkala dan mengambil langkah antisipasi demi keselamatan bersama.