Ilustrasi seorang perempuan menggendong anaknya dan sejumlah pengendara melintas di lokasi banjir beberapa waktu lalu di Medan. Pengendara melintas di tengah cuaca mendung di Medan. BMKG mengimbau warga mewaspadai perubahan cuaca yang dipicu bibit siklon tropis.

Prakiraan BMKG: Medan Diguyur Hujan Ringan, Ini Wilayah Lain yang Terdampak

MEDAN, ForestEarth.id Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan Kota Medan akan diguyur hujan ringan pada Senin (9/3/2026). Warga diminta mewaspadai perubahan cuaca yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.

Medan termasuk dalam daftar 38 kota besar yang dipantau BMKG terkait potensi hujan pada hari ini. Perubahan kondisi atmosfer tersebut dipengaruhi oleh kemunculan dua bibit siklon tropis yang terpantau di wilayah perairan Indonesia.

Secara nasional, BMKG merilis peringatan dini cuaca untuk 44 wilayah. Enam provinsi di antaranya bahkan diprediksi berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat.

Perubahan kondisi atmosfer di berbagai wilayah ini dipicu kemunculan Bibit Siklon Tropis 93S dan 95W. Kedua sistem tersebut, bersama sirkulasi siklonik, membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan dari perairan barat Aceh hingga Laut Sulawesi.

Merespons dinamika atmosfer tersebut, Prakirawan BMKG Diahayu R mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca ekstrem.

“Perlu ditingkatkan kesiapsiagaan, potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Timur,” ujar Diahayu dalam siaran BMKG, Minggu (8/3/2026).

Selain Medan, sejumlah kota lain yang diprakirakan mengalami hujan ringan antara lain Padang, Pangkalpinang, Palembang, Serang, Yogyakarta, Surabaya, Pontianak, Samarinda, Palangkaraya, Denpasar, Mataram, Kendari, Palu, Gorontalo, Manado, Ambon, Ternate, Sorong, Manokwari, Tabire, Jayapura, dan Jayawijaya.

Sementara itu, Bandar Lampung, Banjarmasin, dan Merauke diprakirakan mengalami hujan disertai petir. Sedangkan Jakarta, Bandung, Semarang, Tanjung Selor, Kupang, Mamuju, dan Makassar berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang.

Dipicu Bibit Siklon Tropis

BMKG menyebut perubahan cuaca di sejumlah wilayah dipengaruhi oleh dua sistem bibit siklon tropis. Bibit Siklon Tropis 93S terpantau berada di Samudra Hindia selatan Lampung dan bergerak ke arah barat daya dengan kecepatan angin maksimum mencapai 30 knot serta tekanan minimum 999 hPa.

BMKG memprakirakan kekuatan sistem tersebut akan menurun dalam dua hingga tiga hari ke depan, dengan kecepatan angin sekitar 25 knot dan tekanan meningkat menjadi 1000 hPa.

Sementara itu, Bibit Siklon Tropis 95W terdeteksi di Samudra Pasifik utara Papua. Sistem ini bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan angin persisten 15 knot dan tekanan minimum 1006 hPa. BMKG memperkirakan sirkulasi bibit siklon 95W akan melemah dan menghilang dalam 48 hingga 72 jam ke depan.

Leave A Comment