MEDAN, ForestEarth.id – BMKG Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan mengeluarkan peringatan dini terkait prospek cuaca mingguan di Sumatera Utara untuk periode 31 Agustus hingga 7 September 2026. Sebagian besar wilayah Sumut diprakirakan akan didominasi oleh hujan berintensitas sedang hingga sangat lebat yang disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat.
Pemicu utama dinamika cuaca ini adalah terbentuknya daerah belokan dan konvergensi angin di wilayah Pantai Barat hingga Lereng Timur Sumatera Utara. Selain itu, aktifnya gelombang atmosfer, anomali Suhu Muka Laut (SST) yang hangat di Samudera Hindia barat Sumatera, serta tingginya indeks labilitas udara semakin mendukung pertumbuhan awan konvektif penghasil hujan.
Meskipun penguatan monsun Australia membuat cuaca cenderung cerah hingga panas pada pagi sampai siang hari akibat pemanasan permukaan yang optimal (solar heating), kondisi ini justru memicu pembentukan awan hujan secara masif pada sore hingga malam hari.
Catatan BMKG menunjukkan intensitas curah hujan tinggi sudah mulai melanda beberapa wilayah dalam beberapa hari terakhir, di antaranya:
- 25 Agustus 2026: Pos Hujan Kuala Pekan (Langkat) mencatat 68 mm dan Stamet Silangit (Tapanuli Utara) 53,5 mm.
- 26 Agustus 2026: Pos Hujan Kwala Begumit (Langkat) mencapai 110 mm, Stamet Kualanamu 83 mm, dan Staklim Sumut (Deli Serdang) 78 mm.
- 28 Agustus 2026: Pos Hujan Kebun Boyan (Langkat) tercatat 56 mm.
- 30 Agustus 2026: Hujan sangat lebat melanda Pos Hujan Aek Pamingke (Labuhanbatu Utara) hingga 125 mm dan Kuala Pekan (Langkat) 61 mm.
Wilayah yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem sepekan ke depan meliputi hamper seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara, mulai dari kawasan pesisir (Medan, Deli Serdang, Langkat, Asahan, Sibolga, Kepulauan Nias) hingga wilayah dataran tinggi (Karo, Dairi, Samosir, Toba, Tapanuli Utara, dan sekitarnya).
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta mengambil langkah antisipasi demi keamanan aktivitas harian. Kepala Daerah diimbau berkoordinasi erat dengan BPBD, TNI, dan POLRI setempat. Informasi resmi cuaca dapat dipantau melalui akun Instagram.

