MEDAN, ForestEarth.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah 1 Medan mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk kawasan Sumatera Utara yang berlaku mulai Rabu, 19 Agustus hingga Jumat, 21 Agustus.
Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang didominasi hujan lebat, petir, dan angin kencang.
BMKG memetakan potensi risiko cuaca di Sumatera Utara ke dalam beberapa kriteria zona peringatan:
- Zona Orange (Hujan Lebat hingga Sangat Lebat): Berpotensi melanda Kabupaten Tapanuli Tengah, Deli Serdang, Kota Medan, Binjai, dan Langkat. Khusus wilayah Medan, Deli Serdang, Binjai, dan Langkat, hujan deras diprakirakan akan disertai petir.
- Peringatan Angin Kencang (Zona Biru Muda ke Abu-abuan): Terdeteksi berpotensi menerjang wilayah Deli Serdang, Kota Medan, Binjai, hingga Langkat.
- Zona Kuning (Hujan Sedang hingga Lebat): Diperkirakan terjadi di Humbang Hasundutan, Kepulauan Nias, Mandailing Natal, Pakpak Bharat, Serdang Bedagai, Simalungun, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Labuhanbatu, dan Sibolga.
- Zona Merah (Hujan Ekstrem): BMKG memastikan tidak mendeteksi adanya wilayah yang masuk dalam kategori ini.
Mengingat kombinasi hujan deras, petir, dan angin kencang berpotensi terjadi bersamaan di wilayah Medan, Binjai, Deli Serdang, dan Langkat, warga diimbau untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah.
“Hindari berteduh di bawah pohon tua, papan reklame, atau baliho besar guna mengantisipasi risiko bahaya akibat cuaca ekstrem,” bunyi pesan BMKG dalam keterangan resminya, Rabu (19/8/2026).

