Hot Topics

Tag: Sedekah energi

**Caption foto:** Pengurus PD Al-Washliyah Kota Medan, Green Justice Indonesia (GJI), dan BAZNAS Sumatera Utara berfoto bersama usai audiensi membahas pengembangan program sedekah dan wakaf energi untuk mendukung transisi energi berkeadilan di Sumatera Utara, Medan, Senin (14/9/2026).

Al-Washliyah Medan dan GJI Bahas Kolaborasi Sedekah Energi dengan BAZNAS Sumut

MEDAN, ForestEarth.id — Pengurus Daerah Al-Jam’iyatul Washliyah Kota Medan bersama Green Justice Indonesia (GJI) menjajaki kolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sumatera Utara untuk mengembangkan program sedekah dan wakaf energi, Senin (14/9/2026). Pembahasan tersebut berlangsung dalam audiensi di BAZNAS Sumatera Utara, Senin (14/9/2026). Program ini merupakan bagian dari gagasan transisi energi berkeadilan dengan memanfaatkan […]
Read more
Lembaga Sedekah dan Wakaf Energi Al Washliyah mematangkan kelembagaan dan program energi terbarukan berbasis sedekah dan wakaf. Perum Jasa Tirta I juga menyatakan akan berpartisipasi dalam pembiayaan program solarisasi.

Jasa Tirta I Dukung Program Energi Terbarukan Berbasis Sedekah dan Wakaf Al Washliyah

MEDAN, ForestEarth.id — Lembaga Sedekah dan Wakaf Energi Al Washliyah mematangkan kelembagaan dan program energi terbarukan berbasis sedekah dan wakaf. Perum Jasa Tirta I juga menyatakan akan berpartisipasi dalam pembiayaan program dengan bantuan sebesar Rp25 juta. Ketua Lembaga Sedekah dan Wakaf Energi Al Washliyah, Hamzah Manurung mengatakan, sejak dibentuk pada akhir Juli 2026, pihaknya bergerak […]
Read more
MEDAN — Green Justice Indonesia (GJI) bersama Pengurus Daerah Al Jam’iyatul Washliyah Kota Medan membentuk Lembaga Sedekah dan Wakaf Energi Al Washliyah sebagai wadah pengelolaan sedekah dan wakaf untuk mendukung pengembangan energi terbarukan dan memperkuat kemandirian energi masyarakat. Direktur GJI, Panut Hadisiswoyo mengatakan, gagasan utamanya adalah menjadikan filantropi Islam tidak hanya sebagai instrumen pemberian bantuan, tetapi juga sebagai sumber dukungan untuk membangun aset dan layanan energi yang memberikan manfaat jangka panjang. "Lembaga ini akan mengembangkan skema penghimpunan dan pengelolaan dana sedekah serta wakaf yang dapat diarahkan untuk program energi bersih, termasuk pemanfaatan energi surya pada fasilitas sosial dan keagamaan," ujarnya, Senin (3/8/2026). Dijelaskannya, lembaga ini sudah memiliki struktur dan pengurus mulai melakukan sejumlah langkah untuk menyiapkan kelembagaan dan program. Salah satunya pembukaan rekening lembaga di Bank Syariah Indonesia pada akhir Juli 2026. Dikatakannya, selain penguatan kelembagaan, tim juga mulai menyiapkan program solarisasi sebagai bentuk awal pemanfaatan dana sedekah dan wakaf untuk pengembangan energi terbarukan. Kemandirian energi Ketua PD Al Jam’iyatul Washliyah Kota Medan, Abdul Hafiz Harahap mengatakan, pembentukan lembaga ini membawa gagasan bahwa energi bersih dapat dikembangkan melalui partisipasi dan filantropi masyarakat. Sedekah dan wakaf, lanjut dia, tidak semata-mata disalurkan sebagai bantuan yang habis digunakan, tetapi dapat diwujudkan menjadi aset produktif yang memberikan manfaat secara berkelanjutan. "Dalam konteks energi, pendekatan tersebut membuka peluang bagi fasilitas sosial dan keagamaan untuk memiliki sumber energi terbarukan sendiri," katanya. Pemanfaatan energi surya, misalnya, dapat menjadi bagian dari upaya mengurangi ketergantungan terhadap energi konvensional sekaligus menekan biaya energi dalam jangka panjang. Karena itu, kemandirian energi menjadi salah satu arah penting lembaga. Masyarakat ditempatkan bukan hanya sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai bagian dari gerakan yang ikut membangun, memiliki, dan mengelola sumber energi bersih. "Gagasan tersebut sekaligus menempatkan isu energi dalam kerangka keberlanjutan lingkungan dan perubahan iklim," tambahnya. Pengembangan energi terbarukan melalui mekanisme filantropi diharapkan dapat memperluas keterlibatan masyarakat dalam transisi menuju sistem energi yang lebih bersih. Hafiz menambahkan, Al Jam’iyatul Washliyah Kota Medan dan GJI juga mulai membangun komunikasi dengan sejumlah pihak untuk memperkuat dukungan terhadap lembaga dan programnya, termasuk dengan lembaga keagamaan, filantropi, pemerintah daerah, serta calon mitra pendanaan. Dengan demikian, pembentukan Lembaga Sedekah dan Wakaf Energi Al Washliyah tidak hanya diarahkan pada pelaksanaan proyek panel surya. Tetapi pada pembangunan model filantropi energi yang menghubungkan nilai keagamaan, keberlanjutan lingkungan, dan kebutuhan masyarakat terhadap energi yang mandiri. "Lembaga tersebut kini memasuki tahap konsolidasi kelembagaan, penyusunan program, dan penjajakan kemitraan sebelum pelaksanaan program energi terbarukan di lapangan," katanya.

Lembaga Sedekah dan Wakaf Energi Al Washliyah Dibentuk di Medan

MEDAN, ForestEarth.id — Green Justice Indonesia (GJI) bersama Pengurus Daerah Al Jam’iyatul Washliyah Kota Medan membentuk Lembaga Sedekah dan Wakaf Energi Al Washliyah sebagai wadah pengelolaan sedekah dan wakaf untuk mendukung pengembangan energi terbarukan dan memperkuat kemandirian energi masyarakat. Direktur GJI, Panut Hadisiswoyo mengatakan, gagasan utamanya adalah menjadikan filantropi Islam tidak hanya sebagai instrumen pemberian […]
Read more
Direktur Green Justice Indonesia (GJI) Panut Hadisiswoyo bersama perwakilan Al Jam’iyatul Washliyah Kota Medan dan Bappeda Litbang Provinsi Sumatera Utara menggelar audiensi di Medan, Senin (2/2/2026), untuk membahas transisi energi berkeadilan dan penjajakan kolaborasi pengembangan energi bersih berbasis komunitas keagamaan, termasuk rencana program “Sedekah Energi” yang memanfaatkan energi surya untuk sekolah, rumah ibadah, dan komunitas. GJI turut diwakili Ali dan Jalal Toro, Al-Washliyah Kota Medan oleh Abdul Hafiz Harahap, serta Bappeda Litbang Sumut oleh Kepala Bidang PSDA Sry Puspa Sary.

Dorong Transisi Energi Berkeadilan, GJI dan Al-Washliyah Medan Temui Bappeda Litbang  Sumut

MEDAN, ForestEarth.id — Green Justice Indonesia bersama Al Jam’iyatul Washliyah Kota Medan kembali beraudiiensi ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Provinsi Sumatera Utara (Bappeda Litbang Provsu) pada Senin (2/2/2026). Pertemuan itu membahas transisi energi berkeadilan di Sumatera Utara melalui pendekatan komunitas keagamaan.  Direktur Green Justice Indonesia, Panut Hadisiswoyo mengatakan, pertemuan dengan Badan Perencanaan […]
Read more
Qaem Aulasyahied (kiri)dari Majelis Tarjih PP Muhammadyah menjelaskan tentang buku Transisi Energi Berkeadilan yang ditulisnya bersama Niki Alma Febriana Fauzi (paling kanan).

Membedah Buku Fikih Transisi Energi Berkeadilan

MEDAN, ForestEarth.id – Majelis Tarjih PP Muhammadyah menegaskan pentingnya peran fikih dalam merespons isu-isu kontemporer yang tidak secara eksplisit dibahas dalam kitab-kitab klasik, termasuk persoalan transisi energi berkeadilan. Dua penulis buku Fikih Transisi Energi Berkeadilan, Niki Alma Febriana Fauzi dan Qaem Aulasyahied dari Majelis Tarjih PP Muhammadyah hadir dan berbagi pengalaman proses penulisan. Dalam Lokakarya […]
Read more
**Direktur Green Justice Indonesia (GJI) Panut Hadisiswoyo bersalaman dengan Ketua Al-Washliyah Kota Medan Abdul Hafiz Harahap saat pertemuan membahas rencana kolaborasi gerakan *Sedekah Energi* di Medan.** Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendorong edukasi, kampanye, dan pengembangan energi bersih di lingkungan lembaga pendidikan Islam sebagai bagian dari upaya membangun transisi energi berkeadilan.

Green Justice Indonesia Gandeng Al-Washliyah Dorong Transisi Energi Berkeadilan

MEDAN, ForestEarth.id — Green Justice Indonesia (GJI) dan Al Washliyah Kota Medan berkolaborasi dalam gerakan energi bersih melalui program bertajuk Sedekah Energi. Program ini ditujukan untuk mendorong masyarakat, khususnya lembaga pendidikan Islam, agar berpartisipasi dalam transisi menuju energi berkeadilan. Hal tersebut diungkapkan Direktur Green Justice Indonesia (GJI), Panut Hadisiswoyo saat menyambangi Kantor Sekretariat Pengurus Daerah […]
Read more

Tag: Sedekah energi

Kami adalah platform jurnalisme lingkungan yang berbasis di Medan, Sumatera Utara, dan berdiri sejak tahun 2022.

Email Us: forest.earth.official@gmail.com

Contact: +6261 8047 1297

ForestEarth.id @2026. All Rights Reserved.