Hot Topics

Category: Energi

Lembaga Sedekah dan Wakaf Energi Al Washliyah mematangkan kelembagaan dan program energi terbarukan berbasis sedekah dan wakaf. Perum Jasa Tirta I juga menyatakan akan berpartisipasi dalam pembiayaan program solarisasi.

Jasa Tirta I Dukung Program Energi Terbarukan Berbasis Sedekah dan Wakaf Al Washliyah

MEDAN, ForestEarth.id — Lembaga Sedekah dan Wakaf Energi Al Washliyah mematangkan kelembagaan dan program energi terbarukan berbasis sedekah dan wakaf. Perum Jasa Tirta I juga menyatakan akan berpartisipasi dalam pembiayaan program dengan bantuan sebesar Rp25 juta. Ketua Lembaga Sedekah dan Wakaf Energi Al Washliyah, Hamzah Manurung mengatakan, sejak dibentuk pada akhir Juli 2026, pihaknya bergerak […]
Read more
MEDAN — Green Justice Indonesia (GJI) bersama Pengurus Daerah Al Jam’iyatul Washliyah Kota Medan membentuk Lembaga Sedekah dan Wakaf Energi Al Washliyah sebagai wadah pengelolaan sedekah dan wakaf untuk mendukung pengembangan energi terbarukan dan memperkuat kemandirian energi masyarakat. Direktur GJI, Panut Hadisiswoyo mengatakan, gagasan utamanya adalah menjadikan filantropi Islam tidak hanya sebagai instrumen pemberian bantuan, tetapi juga sebagai sumber dukungan untuk membangun aset dan layanan energi yang memberikan manfaat jangka panjang. "Lembaga ini akan mengembangkan skema penghimpunan dan pengelolaan dana sedekah serta wakaf yang dapat diarahkan untuk program energi bersih, termasuk pemanfaatan energi surya pada fasilitas sosial dan keagamaan," ujarnya, Senin (3/8/2026). Dijelaskannya, lembaga ini sudah memiliki struktur dan pengurus mulai melakukan sejumlah langkah untuk menyiapkan kelembagaan dan program. Salah satunya pembukaan rekening lembaga di Bank Syariah Indonesia pada akhir Juli 2026. Dikatakannya, selain penguatan kelembagaan, tim juga mulai menyiapkan program solarisasi sebagai bentuk awal pemanfaatan dana sedekah dan wakaf untuk pengembangan energi terbarukan. Kemandirian energi Ketua PD Al Jam’iyatul Washliyah Kota Medan, Abdul Hafiz Harahap mengatakan, pembentukan lembaga ini membawa gagasan bahwa energi bersih dapat dikembangkan melalui partisipasi dan filantropi masyarakat. Sedekah dan wakaf, lanjut dia, tidak semata-mata disalurkan sebagai bantuan yang habis digunakan, tetapi dapat diwujudkan menjadi aset produktif yang memberikan manfaat secara berkelanjutan. "Dalam konteks energi, pendekatan tersebut membuka peluang bagi fasilitas sosial dan keagamaan untuk memiliki sumber energi terbarukan sendiri," katanya. Pemanfaatan energi surya, misalnya, dapat menjadi bagian dari upaya mengurangi ketergantungan terhadap energi konvensional sekaligus menekan biaya energi dalam jangka panjang. Karena itu, kemandirian energi menjadi salah satu arah penting lembaga. Masyarakat ditempatkan bukan hanya sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai bagian dari gerakan yang ikut membangun, memiliki, dan mengelola sumber energi bersih. "Gagasan tersebut sekaligus menempatkan isu energi dalam kerangka keberlanjutan lingkungan dan perubahan iklim," tambahnya. Pengembangan energi terbarukan melalui mekanisme filantropi diharapkan dapat memperluas keterlibatan masyarakat dalam transisi menuju sistem energi yang lebih bersih. Hafiz menambahkan, Al Jam’iyatul Washliyah Kota Medan dan GJI juga mulai membangun komunikasi dengan sejumlah pihak untuk memperkuat dukungan terhadap lembaga dan programnya, termasuk dengan lembaga keagamaan, filantropi, pemerintah daerah, serta calon mitra pendanaan. Dengan demikian, pembentukan Lembaga Sedekah dan Wakaf Energi Al Washliyah tidak hanya diarahkan pada pelaksanaan proyek panel surya. Tetapi pada pembangunan model filantropi energi yang menghubungkan nilai keagamaan, keberlanjutan lingkungan, dan kebutuhan masyarakat terhadap energi yang mandiri. "Lembaga tersebut kini memasuki tahap konsolidasi kelembagaan, penyusunan program, dan penjajakan kemitraan sebelum pelaksanaan program energi terbarukan di lapangan," katanya.

Lembaga Sedekah dan Wakaf Energi Al Washliyah Dibentuk di Medan

MEDAN, ForestEarth.id — Green Justice Indonesia (GJI) bersama Pengurus Daerah Al Jam’iyatul Washliyah Kota Medan membentuk Lembaga Sedekah dan Wakaf Energi Al Washliyah sebagai wadah pengelolaan sedekah dan wakaf untuk mendukung pengembangan energi terbarukan dan memperkuat kemandirian energi masyarakat. Direktur GJI, Panut Hadisiswoyo mengatakan, gagasan utamanya adalah menjadikan filantropi Islam tidak hanya sebagai instrumen pemberian […]
Read more
Petugas menemukan aktivitas penambangan emas ilegal di bantaran Sungai Batang Gadis, Mandailing Natal. Selain mengamankan barang bukti, tim juga menghancurkan sarana tambang yang ditinggalkan pelaku saat operasi berlangsung. Foto: Pemprov Sumut

Penertiban Tambang Emas Ilegal di Madina, GJI: Harus Disertai Pemulihan Lingkungan dan Solusi bagi Warga

MADINA, ForestEarth.id – Tim Terpadu Pemerintah Provinsi Sumatera Utara kembali menertibkan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Sungai Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) di sekitar Muara Mais. Penindakan tegas tersebut harus didukung dan diapresiasi mengingat hal tersebut untuk menyelamatkan ekosistem dan melindungi hak-hak masyarakat.  Hal tersebut diungkapkan Koordinator Advokasi Green Justice Indonesia, […]
Read more
Menteri Lingkungan Hidup (LH) Moh Jumhur Hidayat menegaskan bahwa transisi energi di Indonesia tidak boleh mengorbankan lingkungan. Menurutnya, upaya menuju energi bersih harus berjalan beriringan dengan perlindungan ekosistem dan pelestarian sumber daya alam.

Jumhur: Transisi Energi Tak Boleh Mengorbankan Lingkungan

JAKARTA, ForestEarth.id – Menteri Lingkungan Hidup (LH) Moh Jumhur Hidayat menegaskan bahwa transisi energi di Indonesia tidak boleh mengorbankan lingkungan. Menurutnya, upaya menuju energi bersih harus berjalan beriringan dengan perlindungan ekosistem dan pelestarian sumber daya alam. Komitmen itu disampaikan Jumhur saat menghadiri Global Electrification and Transition Energy Summit (GETES) 2026 di London, Inggris. “Bagi Indonesia, […]
Read more

Category: Energi

Kami adalah platform jurnalisme lingkungan yang berbasis di Medan, Sumatera Utara, dan berdiri sejak tahun 2022.

Email Us: forest.earth.official@gmail.com

Contact: +6261 8047 1297

ForestEarth.id @2026. All Rights Reserved.