Geger! Harimau Sumatera Terekam Kamera Melintas Santai di Kawasan Proyek PLTA Batang Toru

TAPANULI SELATAN, ForestEarth.id – Sebuah video singkat yang memperlihatkan penampakan seekor Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) di kawasan proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru, mendadak viral di media sosial, Selasa (21/4/2026).

Dalam rekaman video tersebut, kucing besar yang merupakan satwa dilindungi itu tampak melintas dengan tenang di area proyek. Satwa buas tersebut bahkan terlihat berjalan santai di tepi jalan raya, tidak jauh dari aktivitas proyek, sebelum akhirnya menghilang di balik rimbunnya hutan.

Merespons video yang meresahkan tersebut, Kepala Seksi Konservasi Wilayah V Sipirok, Manigor Lumbantoruan, mengonfirmasi kebenaran kejadian tersebut. Namun, ia mengklarifikasi bahwa peristiwa itu tidak terjadi hari ini, melainkan beberapa hari yang lalu.

Iya benar (video harimau itu). Kejadiannya itu terjadi pada 15 April kemarin,” ucap Manigor saat dikonfirmasi.

Pihak KSDA segera menurunkan petugas ke lokasi setelah video tersebut beredar untuk melakukan penjajakan (ground check) dan memastikan situasi aman di area terdampak.

Lebih lanjut, Manigor menjelaskan bahwa kemunculan Harimau Sumatera di kawasan PLTA yang mencakup wilayah Sipirok, Marancar, dan Batang Toru (Sinarboru) ini bukanlah hal yang mengejutkan secara ekologis. Pasalnya, area tersebut memang merupakan jalur perlintasan alami bagi satwa terancam punah tersebut.

Kawasan ekosistem Batang Toru dikenal sebagai salah satu habitat penting bagi harimau Sumatera dan satwa endemik lainnya di Sumatera Utara.

Meskipun harimau tersebut terlihat sangat dekat dengan area aktivitas manusia (proyek), Manigor memastikan tidak ada potensi konflik langsung dengan masyarakat sekitar. Pihaknya bersyukur karena lokasi penampakan jauh dari jangkauan permukiman.

Itu (kawasan proyek) daerah perlintasannya. Beruntungnya di sana tidak ada pemukiman warga, jadi kemunculannya tidak mengganggu penduduk,” pungkas Manigor.

Meskipun aman dari konflik permukiman, penampakan ini menjadi pengingat penting bagi para pekerja proyek dan masyarakat yang melintas di kawasan ekosistem Batang Toru untuk tetap meningkatkan kewaspadaan ekstra terhadap potensi pertemuan dengan satwa liar.

Leave A Comment