Hot Topics

Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Tapanuli Tengah, 145 Warga Sipange Mengungsi

TAPANULI TENGAH, ForestEarth.id — Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan banjir di sejumlah kecamatan di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Sedikitnya 145 warga Kelurahan Sipange, Kecamatan Tukka, mengungsi ke Gereja HKBP Sipange setelah rumah mereka terdampak luapan sungai.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kabupaten Tapanuli Tengah pada Minggu (19/7), banjir terjadi akibat meningkatnya debit sejumlah sungai setelah diguyur hujan deras.

Selain Kelurahan Sipange, banjir juga melanda Kelurahan Hutanabolon dan Bonalumban di Kecamatan Tukka. Di Bonalumban, tanggul dilaporkan jebol sehingga air mencapai setinggi pinggang orang dewasa dan merendam permukiman warga.

Banjir juga terjadi di Kelurahan Lopian, Kecamatan Badiri. Luapan sungai menggenangi badan jalan sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat sempat tidak dapat melintas.

Sementara itu, di Kecamatan Pinangsori, banjir merendam rumah-rumah warga di Kelurahan Pinangsori dan Kelurahan Albion akibat meluapnya saluran drainase. Di Kecamatan Sarudik, debit Sungai Pondok Batu meningkat, namun kondisi masih dinyatakan aman.

BPBD Kabupaten Tapanuli Tengah mengerahkan personel bersama TNI, Basarnas, Babinsa, dan warga untuk mengevakuasi masyarakat ke lokasi yang lebih aman. Petugas juga melakukan penyisiran rumah-rumah warga guna memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal.

Selain evakuasi, BPBD berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk mendirikan dapur umum. Hingga kini, dapur umum masih melayani kebutuhan logistik dan konsumsi bagi para pengungsi di Sipange.

BPBD melaporkan, hingga Minggu (19/7) pagi, banjir di seluruh lokasi terdampak telah berangsur surut. Cuaca juga dilaporkan cerah dan sebagian masyarakat mulai kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan sisa material banjir.

Meski demikian, personel BPBD masih bersiaga di lapangan untuk membantu proses pembersihan serta mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir susulan apabila hujan kembali turun.

Hingga laporan ini diterima, tidak terdapat laporan mengenai korban jiwa maupun korban luka. BPBD juga belum merilis data jumlah rumah dan fasilitas umum yang terdampak banjir.

Tags :

dewan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent News

Kami adalah platform jurnalisme lingkungan yang berbasis di Medan, Sumatera Utara, dan berdiri sejak tahun 2022.

Email Us: forest.earth.official@gmail.com

Contact: +6261 8047 1297

ForestEarth.id @2026. All Rights Reserved.