Sebuah video kawanan ikan lumba-lumba terdampar di perairan Desa Silo Baru, Kabupaten Asahan viral di media sosial pada Rabu (13/8/2025) sore. Kasus ini sudah berulang kali terjadi.

Kembali Terjadi di Asahan, Kawanan Lumba-Lumba Terdampar

MEDAN, ForestEarth.id – Sebuah video kawanan lumba-lumba terdampar di perairan Desa Silo Baru, Kabupaten Asahan viral di media sosial pada Rabu (13/8/2025) sore. Kasus ini sudah berulang kali terjadi.

Dari sekian banyak media sosial yang mengunggah video berdurasi 23 detik itu salah satunya akun Facebook bernama Ulil. Terlihat di video itu, kawanan mamalia itu kesulitan bergerak di air keruh.

Dalam beberapa unggahan, disebutkan kawanan lumba-lumba itu terdampar diketahui seorang nelayan penangkar keramba kerang dara. Dia kesulitan membawanya ke laut.

Diduga kawanan lumba-lumba itu terdampar setelah air surut. Belum ada konfirmasi lebih lanjut mengenai ikan lumba-lumba itu malang itu. Warga setempat masih mengawasinya.

Dari penelusuran di sejumlah pemberitaan, kasus lumba-lumba terdampar di Asahan sudah pernah terjadi pada 2019. Tepatnya di Sungai Kualuh. Saat itu, nelayan menemukan sepasang ikan lumba-lumba.

Saat diperiksa, kedua lumba-lumba itu adalah jantan dan betina. Keduanya tersesat jauh ke sungai berair tawar. Jauh dari habitat alami mereka di laut dalam.

Saat itu, tim gabungan dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara (BBKSDA Sumut) bersama Jakarta Animal Aid Network (JAAN) turun ke lokasi mengevakuasi ‘pasangan’ itu.

Sunggah malang, lumba-lumba betina ditemukan sudah mati sedangkan lumba-lumba jantan mengalami gegar otak setelah diduga menabrak benda keras di perairan dangkal yang membuat sistem navigasi atau sonar alaminya terganggu.

Leave A Comment