Hot Topics

Tag: Panut Hadisiswoyo

Selama 21 tahun, Beasiswa Peduli Orangutan menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak generasi muda yang akan memimpin kerja-kerja konservasi di masa depan. Hingga 2026, program yang diinisiasi Yayasan Orangutan Sumatera Lestari–Orangutan Information Centre (YOSL-OIC) bersama Orangutan Republik Foundation (OURF) ini telah mendukung 213 mahasiswa, dengan 175 alumni yang kini berkiprah di lembaga konservasi, instansi pemerintah, dan dunia akademik.

Beasiswa Peduli Orangutan: 21 Tahun Membangun Generasi Konservasi

MEDAN, ForestEarth.id – Selama 21 tahun berkiprah, Beasiswa Peduli Orangutan terus menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak generasi muda untuk memimpin kerja kerja konservasi di masa depan. Hingga 2026, program yang diinisiasi Yayasan Orangutan Sumatera Lestari–Orangutan Information Centre (YOSL-OIC) bersama Orangutan Republik Foundation (OURF) ini telah mendukung 213 mahasiswa, dengan 175 alumni yang telah menyelesaikan pendidikan. Dalam keterangan […]
Read more
Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) menyandang status sebagai Kawasan Strategis Nasional (KSN) dan menjadi benteng terakhir berbagai satwa kunci di Pulau Sumatera, kawasan ini juga memiliki peran penting sebagai penyangga kehidupan masyarakat dan fondasi pembangunan berkelanjutan di Sumatera Utara.

Kawasan Ekosistem Leuser Sebagai Prioritas Pembangunan (1/4)

MEDAN, ForestEarth.id – Bukan tanpa alasan Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) menyandang status sebagai Kawasan Strategis Nasional (KSN). Selain menjadi benteng terakhir berbagai satwa kunci di Pulau Sumatera, kawasan ini juga memiliki peran penting sebagai penyangga kehidupan masyarakat dan fondasi pembangunan berkelanjutan di Sumatera Utara. Karena itu, status KSN semestinya menjadi rujukan utama dalam penyusunan kebijakan […]
Read more
Koordinator Riset Biodiversitas Orangutan Information Centre (OIC), Susandro Frima Sitorus, memaparkan hasil kajian koridor ekologis di bentang alam Pakpak Bharat–Dairi sebagai habitat penting orangutan sumatera dan bagian dari Kawasan Ekosistem Leuser.

Tak Cukup Hanya Mempertahankan Hutan yang Tersisa (4/4)

MEDAN, ForestEarth.id — Upaya menjaga Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) tidak cukup hanya mempertahankan kawasan hutan yang masih tersisa. Di banyak lokasi, habitat satwa liar telah terfragmentasi akibat pembangunan jalan, perubahan penggunaan lahan, hingga ekspansi perkebunan. Karena itu, menjaga keterhubungan antar habitat melalui pembangunan koridor ekologis dinilai menjadi salah satu strategi penting agar fungsi bentang alam […]
Read more

Tag: Panut Hadisiswoyo

Kami adalah platform jurnalisme lingkungan yang berbasis di Medan, Sumatera Utara, dan berdiri sejak tahun 2022.

Email Us: forest.earth.official@gmail.com

Contact: +6261 8047 1297

ForestEarth.id @2026. All Rights Reserved.