TAPANULI SELATAN, ForestEarth.id – Banjir bandang menerjang Desa Kota Tua di Kecamatan Tano Tombangan Angkola (Tantom), Kabupaten Tapanuli Selatan, pada Rabu (18/12/2024) sore. Hingga malam, debit air belum sepenuhnya surut.
Dikutip dari akun Instagram milik BPBD Tapanuli Selatan, dijelaskan, sebelum banjir terjadi hujan dengan intensitas tinggi sekitar pukul 16.00 WIB.
Tim sudah diturunkan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi warga yang terdampak banjir. Menurut pantauan petugas di lapangan, data sementara tidak ada korban jiwa dan sekitar 200 orang terpaksa harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Dilihat dari video yang tersebar di sejumlah group WhatsApp, banjir bandang membawa air keruh dr dengan material tanah, batu, serta kayu bekas olahan dan tumbangan ke tengah desa.
Dikutip dari Waspada, seorang warga bernama Jimmi Simanjuntak mengatakan banjir di wilayah ini merupakan siklus tahunan. Pada 3 Januari 2024 lalu, tiga desa di Tantom dilanda banjir. Kini terulang lagi menjelang akhir tahun.
Banjir kali ini juga membawa batang kayu besar yang diduga sengaja ditebang, selain lumpur dan sampah kayu olahan.
Bupati Tapanuli Selatan, Dolly Pasaribu, melalui Kepala Dinas Kominfo dan Kabag Prokopim, membenarkan adanya banjir bandang ini. Hingga kini belum ada data resmi terkait kerugian yang dialami masyarakat.
Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, Dinas Sosial, serta perangkat kecamatan telah berada di lokasi untuk membantu evakuasi dan penanganan warga terdampak.